Trump Sebut Biden Jadi Korban Kudeta Partai Demokrat
Sabtu, 03 Agustus 2024 - 13:15 WIB
Trump menekankan, "Tidak seorang pun pernah mendengar tentang ini sebelumnya. Ini adalah kudeta."
Berbicara kepada New York Post bulan lalu, Trump mengklaim Obama "tidak tahan" dengan Biden, dan memainkan peran utama dalam menyingkirkan mantan wakil presidennya dari persaingan.
"Mereka semua mencampakkannya, dan mereka berkata, 'Kamu keluar dengan baik atau kami akan mengejarmu.' Dan itulah yang terjadi. Dan dia tidak punya pilihan. Tidak perlu dipertanyakan lagi," ujar Trump kepada surat kabar itu.
Biden, yang saat itu dikarantina di rumah karena Covid-19, mengumumkan pengunduran dirinya di media sosial.
Presiden tidak muncul di depan publik sampai tiga hari setelah pengumuman itu, dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris untuk mencalonkan diri sebagai penggantinya dalam posting singkat di X.
"Saya lebih suka melawannya (Harris) daripada dia (Biden)," ungkap Trump kepada Ingraham.
"Saya pikir dia (Harris) lebih mudah daripada dia (Biden). Saya selalu merasa dia (Biden) tidak kompeten tetapi dia memiliki basis tertentu, dan tidak peduli seberapa buruknya dia (Biden), orang-orang akan memilihnya. Dia (Harris) tidak memiliki basis itu," papar Trump.
Berbicara kepada New York Post bulan lalu, Trump mengklaim Obama "tidak tahan" dengan Biden, dan memainkan peran utama dalam menyingkirkan mantan wakil presidennya dari persaingan.
"Mereka semua mencampakkannya, dan mereka berkata, 'Kamu keluar dengan baik atau kami akan mengejarmu.' Dan itulah yang terjadi. Dan dia tidak punya pilihan. Tidak perlu dipertanyakan lagi," ujar Trump kepada surat kabar itu.
Biden, yang saat itu dikarantina di rumah karena Covid-19, mengumumkan pengunduran dirinya di media sosial.
Presiden tidak muncul di depan publik sampai tiga hari setelah pengumuman itu, dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris untuk mencalonkan diri sebagai penggantinya dalam posting singkat di X.
"Saya lebih suka melawannya (Harris) daripada dia (Biden)," ungkap Trump kepada Ingraham.
"Saya pikir dia (Harris) lebih mudah daripada dia (Biden). Saya selalu merasa dia (Biden) tidak kompeten tetapi dia memiliki basis tertentu, dan tidak peduli seberapa buruknya dia (Biden), orang-orang akan memilihnya. Dia (Harris) tidak memiliki basis itu," papar Trump.
Lihat Juga :