Mahathir Mohamad: Israel Membunuh Ismail Haniyeh, tapi Bukan Ide-idenya

Kamis, 01 Agustus 2024 - 15:20 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad menyebut Ismail Haniyeh tetap memiliki ide-ide yang hidup. Foto/EPA
KUALA LUMPUR - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad telah mengeluarkan pernyataan yang menyatakan duka cita atas pembunuhan Haniyeh. Dia dengan mengatakan Israel telah membunuh “orang hebat” itu karena “takut dan membenci semua yang diperjuangkannya”.

Mahathir, yang menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia selama 24 tahun antara tahun 1981 dan 2020, menggambarkan Haniyeh sebagai “orang yang bertutur kata lembut, tetapi berhati singa”.



“Keberaniannya untuk membela rakyatnya jelas berasal dari hati nurani yang bersih dan dipandu oleh kompas moral yang didasarkan pada kemanusiaan dan keyakinan agama,” kata Mahathir.

“Mereka mungkin membunuh Tn. Haniyeh, tetapi bukan ide-idenya dan apa yang diperjuangkannya,” katanya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil mengatakan bahwa ia telah meminta penjelasan Meta mengenai alasan penghapusan unggahan Perdana Menteri Anwar Ibrahim di Facebook yang menandai pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dari platform tersebut.

Baca Juga: Pembunuhan Ismail Haniyeh Tidak Akan Melemahkan Sayap Militer Hamas, Berikut 5 Alasannya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!