Pembunuhan Ismail Haniyeh Tidak Akan Melemahkan Sayap Militer Hamas, Berikut 5 Alasannya

Rabu, 31 Juli 2024 - 23:55 WIB
loading...
Pembunuhan Ismail Haniyeh...
Pembunuhan Ismail Haniyeh tak akan melemahkan sayap militer Hamas. Foto/EPA
A A A
GAZA - Pembunuhan Ismail Haniyeh di Iran melucuti kelompok Islam Palestina Hamas dari salah satu pemikir politiknya yang paling tajam tetapi tidak akan berpengaruh pada kepemimpinan sayap militer yang Israel coba hancurkan di Gaza.

Pembunuhan Ismail Haniyeh Tidak Akan Melemahkan Sayap Militer Hamas, Berikut 5 Alasannya

1. Muncul Pemimpin Pengganti Ismail Haniyeh

Hamas memiliki beberapa kandidat yang mungkin untuk menggantikan Haniyeh, terutama Khaled Meshaal, mantan pemimpin kelompok yang selamat dari upaya pembunuhan Israel di Yordania pada tahun 1997 dan kini tinggal di Qatar.

Siapa pun yang muncul, para ahli mengatakan hal itu tidak akan memengaruhi cara Hamas menjalankan perangnya melawan Israel di Jalur Gaza, tempat para pemimpin termasuk Yahya Sinwar telah mengarahkan operasi dengan tingkat otonomi yang signifikan selama konflik tersebut.

Bagi para pemimpin Hamas yang bermarkas di luar wilayah Palestina, pembunuhan di Teheran menunjukkan peningkatan risiko. Haniyeh adalah pemimpin Hamas kedua yang tewas di ibu kota Timur Tengah tahun ini, menyusul serangan pesawat tak berawak yang menewaskan wakil pemimpin kelompok itu - Saleh al-Arouri - di Beirut pada bulan Januari. Iklan · Gulir untuk melanjutkan

2. Hamas Memiliki Pengalaman ketika Banyak Pemimpinnya Dibunuh

Israel telah mencapai hasil yang beragam dalam upaya membunuh komandan yang bermarkas di Gaza yang bertanggung jawab untuk merencanakan dan melaksanakan serangan lintas perbatasan pada 7 Oktober di mana orang-orang bersenjata yang dipimpin Hamas menewaskan 1.200 orang dan menculik 250 lainnya, menurut penghitungan Israel.

Pada bulan Maret, Israel mengatakan telah membunuh Marwan Issa, wakil komandan militer sayap bersenjata Hamas yang dikenal sebagai Brigade Al Qassam. Amerika Serikat mengonfirmasi kematian Issa dalam operasi Israel. Hamas tidak mengonfirmasi atau membantah kematiannya.

Pada bulan Juli, upaya Israel di Gaza untuk membunuh Mohammed Deif - kepala Brigade Qassam dan diyakini sebagai salah satu dalang 7 Oktober - mengakibatkan banyak warga Palestina tewas tetapi tidak ada konfirmasi bahwa ia termasuk di antara mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Negara NATO dengan...
5 Negara NATO dengan Militer Terkuat Tanpa Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved