4 Alasan Pembunuhan Ismail Haniyeh dan Mohammed Deif Akan Memicu Perang Besar di Timur Tengah

Kamis, 01 Agustus 2024 - 21:20 WIB
Pasukan Iran bersumpah untuk memberikan ‘tanggapan keras dan menyakitkan’ terhadap pembunuhan Haniyeh

"Israel akan menghadapi tanggapan keras dan menyakitkan dari Iran dan sekutunya," ungkap

Korps Garda Revolusi Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah pembunuhan Ismail Haniyeh.

“Kejahatan ini menunjukkan bahwa gerombolan penjahat, pembunuh, dan teroris Zionis, tanpa memperhatikan aturan dan regulasi internasional, tidak segan-segan melakukan tindakan kriminal apa pun untuk menutupi kegagalan memalukan perang selama sembilan bulan di Gaza, yang menyebabkan pembantaian puluhan ribu wanita, pria, dan anak-anak Palestina,” kata pernyataan itu.

Baca Juga: Pembunuhan Ismail Haniyeh Bukti Kegagalan Iran Melindungi Tamu Negara, Berikut 4 Faktanya

3. Jalan Diplomasi Menemui Jalan Buntu



Foto/EPA

Analis Israel Akiva Eldar mengatakan pembunuhan Haniyeh hanya akan menyebabkan lebih banyak pertumpahan darah di Timur Tengah.

“Ini lingkaran setan. Kami memiliki tiga mitra yang tidak ingin menyelesaikan konflik. Tidak ada orang dewasa yang bertanggung jawab di Washington, atau di tempat lain, yang bersedia memberi pengaruh pada Israel dan memaksa kami untuk kembali ke meja perundingan,” kata Eldar kepada Al Jazeera.

“Kuburan di Timur Tengah penuh dengan para pemimpin senior Hamas, Hizbullah, dan Iran yang tidak dapat digantikan. Namun, mereka telah digantikan.”

Eldar mengatakan kesediaan AS untuk mengizinkan para pemimpin Israel seperti Benjamin Netanyahu untuk melakukan agresi regional adalah masalah utama yang dihadapi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!