Jelang Olimpiade 2024, Jaringan Kereta Cepat Prancis Lumpuh Akibat Sabotase Besar-besaran

Jum'at, 26 Juli 2024 - 20:17 WIB
Dalam pernyataan, SNCF meminta semua pelancong yang dapat menunda perjalanan mereka untuk melakukannya atau menggunakan jalur klasik (non-kecepatan tinggi) hingga lalu lintas TGV pulih. Perbaikan telah dimulai, tetapi diperkirakan akan terus berlanjut setidaknya hingga Senin.

“Ini besar. Ada ratusan kabel yang harus disambungkan kembali satu per satu, yang mengontrol perangkat keselamatan. Kemudian kami harus mengujinya. Ini pekerjaan tukang emas,” ujar Matthieu Chabanel, kepala pemeliharaan di SNCF, mengatakan kepada Le Figaro.

Menteri Transportasi Patrice Vergriete mengatakan serangan itu disengaja, karena “semuanya dilakukan pada saat yang sama” dengan “mobil van” pelaku ditemukan di lokasi.

Namun, sejauh ini, tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, dan belum ada penangkapan yang dilakukan.

Serangan itu dikutuk otoritas Prancis, yang mengatakan serangan itu ditujukan untuk mengganggu stabilitas Prancis, terutama karena serangan itu bertepatan dengan dimulainya Olimpiade Paris.

"Melalui SNCF, mereka menyerang sebagian Prancis," ujar Farandou, mencap para pelaku sebagai "sekelompok orang gila dan tidak bertanggung jawab, yang mengira tindakan mereka adalah tindakan yang cerdas untuk mencegah kami melakukan tugas kami."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!