4 Alasan Orang Yahudi Meninggalkan Israel, dari Runtuhnya Ideologi Zionis hingga Kemenangan Hamas

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:20 WIB

3. Kewarganegaraan Ganda



Foto/Reuters

Channel 12 menunjukkan bahwa data CBS menghitung jumlah warga Israel yang meninggalkan negaranya, tidak kembali selama sepuluh bulan berikutnya, dan menetap di luar negeri, sehingga menunjukkan tren dan bukan penyebab langsungnya. Laporan ini juga mencatat bahwa keputusan untuk beremigrasi merupakan hal yang rumit dan tidak harus terikat pada satu peristiwa saja, karena keputusan tersebut biasanya memerlukan perencanaan beberapa bulan.

Secara keseluruhan, meskipun pada awal pasca 7 Oktober terjadi peningkatan tajam dalam jumlah orang yang meninggalkan Israel secara permanen, namun angka tersebut telah stabil.

4. Tidak Lagi Percaya dengan Ideologi Zionis



Foto/Reuters

Kritik terhadap Israel berpendapat bahwa orang-orang Yahudi yang diradikalisasi oleh Zionisme sering pindah ke Israel sebagai penggenapan nubuatan Alkitab, namun cenderung meninggalkan negara tersebut pada saat konflik, terutama mereka yang memegang paspor kedua.

Melansir Middle East Monitor, Israel semakin khawatir terhadap tren migrasi balik Yahudi dari Palestina yang diduduki, khususnya pada saat demografi negara tersebut merupakan isu mendasar bagi pemerintah Israel dan para ahli strategi Zionis. Perpindahan orang-orang Yahudi dari Israel mengancam keseimbangan demografis yang ingin dipertahankan oleh para pemimpin Zionis.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!