Protes Wajib Militer, Warga Yahudi Ultra-Ortodoks Bentrok dengan Polisi Israel

Rabu, 17 Juli 2024 - 11:15 WIB
Media Israel melaporkan pada Selasa pagi bahwa tentara berencana mulai merekrut pria Haredi mulai Minggu.

Pada Senin malam, pemuda Haredi menyerang satu mobil yang membawa dua perwira tentara Israel di Bnei Brak, melemparkan botol dan meneriakkan "pembunuh".

Selama berbulan-bulan, tentara menghadapi kekurangan personel di tengah perang yang sedang berlangsung di Gaza sejak 7 Oktober, serangan militer di Tepi Barat, dan bentrokan lintas perbatasan dengan kelompok Lebanon, Hizbullah.

Bulan lalu, Mahkamah Agung Israel mengamanatkan perekrutan orang Yahudi Haredi ke dalam tentara dan melarang bantuan keuangan untuk lembaga keagamaan yang siswanya sedang menjalani dinas militer.

Orang Yahudi Haredi berjumlah sekitar 13% dari populasi Israel yang berjumlah sekitar 9,9 juta orang dan tidak bertugas di militer, mendedikasikan hidup mereka untuk mempelajari Taurat.

Hukum Israel mengharuskan semua warga Israel yang berusia di atas 18 tahun untuk bertugas di militer, dan pengecualian bagi Haredi telah menjadi masalah yang kontroversial selama beberapa dekade.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!