Protes Wajib Militer, Warga Yahudi Ultra-Ortodoks Bentrok dengan Polisi Israel

Rabu, 17 Juli 2024 - 11:15 WIB
Mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera, Israel telah menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutalnya yang terus berlanjut di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Pasukan penjajah Israel telah membunuh lebih dari 38.700 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 89.000 orang terluka.

Lebih dari sembilan bulan setelah serangan Israel, sebagian besar wilayah Gaza hancur di tengah blokade yang melumpuhkan terhadap makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional, yang putusan terbarunya memerintahkannya untuk segera menghentikan operasi militernya di kota selatan Rafah.

Rafah merupakan tempat lebih dari 1 juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum diserang Israel pada 6 Mei.

Baca juga: Pelabuhan Eilat Israel Resmi Bangkrut, Blokade Laut Merah oleh Houthi Berhasil
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!