Jenderal Tertinggi Ukraina Dituduh Siap Letakkan Senjata dan Menyerah pada Rusia

Selasa, 16 Juli 2024 - 07:45 WIB
Dia mengeklaim bahwa Syrsky dan Zaluzhny sama-sama tergabung dalam “mafia jenderal” yang melindungi hak-hak istimewa mereka dari pemimpin militer generasi muda, yang diyakini Bezuglaya lebih kompeten dan inovatif, sehingga mampu mengalahkan Rusia.

“Setiap hari Syrsky tetap pada posisinya mengurangi kemampuan tempur kami dan membunuh orang,” kata anggota Parlemen tersebut, mendesak Presiden Zelensky untuk campur tangan dan memecat Syrsky, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Selasa (16/7/2024).

Dia mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Syrky dan lingkaran dalamnya mendukung gencatan senjata dengan Rusia dan akhirnya menyerah.

“Dia tidak percaya pada kemenangan dan dengan sungguh-sungguh berpikir bahwa kita tidak bisa mendapatkan keunggulan atas Rusia di tanah kita sendiri,” imbuh anggota Parlemen tersebut.

Bezuglaya menuduh Syrsky secara aktif mengekspos pasukan Ukraina terhadap serangan Rusia, dengan tujuan menghilangkan “saksi” atas kesalahannya.

Zelensky memecat Zaluzhny setelah sang jenderal berseberangan dengannya, dengan mengatakan kepada media asing bahwa konflik Ukraina telah mencapai “jalan buntu”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!