Kesepakatan UEA-Israel Dikhawatirkan Pecah Posisi Arab Soal Palestina
Minggu, 23 Agustus 2020 - 22:40 WIB
"Mereka juga prihatin bahwa pertemuan mungkin diadakan pada tingkat rendah, sehingga keputusan tersebut tidak akan mengambil tindakan serius terhadap UEA mengingat fakta bahwa normalisasi hubungan adalah keputusan berdaulat," ucapnya.
Sementara itu, pengamat politik yang berbasis di Ramallah Ahmed Awad menegaskan bahwa kesepakatan UEA-Israel melemahkan posisi Palestina dan mendorong negara lain untuk mencontoh UEA. "Perjanjian itu tidak berguna tanpa menyelesaikan masalah Palestina, UEA ingin melindungi dirinya dari ancaman Iran melalui sekutu dengan Israel," kata Awad.
Dia menambahkan bahwa langkah UEA untuk normalisasi secara sepihak dengan Israel tidak akan menyelesaikan konflik Israel-Palestina, tetapi akan memperumitnya karena negara-negara lain akan menandatangani perjanjian serupa tanpa memperhatikan perjuangan Palestina.
Sementara itu, pengamat politik yang berbasis di Ramallah Ahmed Awad menegaskan bahwa kesepakatan UEA-Israel melemahkan posisi Palestina dan mendorong negara lain untuk mencontoh UEA. "Perjanjian itu tidak berguna tanpa menyelesaikan masalah Palestina, UEA ingin melindungi dirinya dari ancaman Iran melalui sekutu dengan Israel," kata Awad.
Dia menambahkan bahwa langkah UEA untuk normalisasi secara sepihak dengan Israel tidak akan menyelesaikan konflik Israel-Palestina, tetapi akan memperumitnya karena negara-negara lain akan menandatangani perjanjian serupa tanpa memperhatikan perjuangan Palestina.
(esn)
Lihat Juga :