Orban: Putin dan Xi Harapkan Perundingan Perdamaian Ukraina pada Akhir Tahun

Jum'at, 12 Juli 2024 - 22:30 WIB
“Gencatan senjata yang dilakukan sebelum perundingan perdamaian, serta perundingan perdamaian yang cepat dan intensif, mungkin merupakan kepentingan pemerintahan baru,” papar dia.

Meskipun Xi “tidak memberikan komentar mengenai kemungkinan skenario ini,” dia melihat China sebagai “mediator yang jujur” yang dapat menengahi perdamaian antara Moskow dan Kiev, menurut Orban.

Xi dan Putin sama-sama yakin perundingan akan dimulai pada akhir tahun ini, tulis Orban dalam kabel diplomatik tersebut.

Mengingat besarnya kerugian yang dialami Ukraina di medan perang, menurut dia, Putin “terkejut” karena Kiev langsung menolak usulan Orban untuk melakukan “gencatan senjata cepat” yang bertujuan mempercepat perundingan perdamaian.

Putin masih menganggap formula perdamaian yang ditolak Kiev pada tahun 2022 sebagai “relevan,” lanjut Orban.

Berdasarkan persyaratan awal yang disepakati di Istanbul pada April, Ukraina akan menjadi negara netral dengan militer terbatas dengan imbalan jaminan keamanan internasional.

Namun, rencana tersebut digagalkan Zelensky setelah Perdana Menteri (PM) Inggris saat itu Boris Johnson meyakinkan pemimpin Ukraina tersebut untuk menarik diri dari perundingan tersebut, menurut kepala delegasi Ukraina dan berbagai laporan media yang mengutip sumber.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!