Hamas Tak akan Izinkan Pasukan Asing Tinggal di Gaza
Sabtu, 06 Juli 2024 - 14:01 WIB
Kabar itu diungkap dua sumber yang mengetahui masalah tersebut pada Jumat (5/7/2024), Reuters melaporkan.
“Delegasi Hamas yang dipimpin wakil pemimpin kelompok itu, Khalil Al-Hayya, memberi pengarahan kepada Pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah tentang perkembangan terbaru pada pertemuan di Beirut,” ungkap sumber tersebut.
Hizbullah mengatakan sebelumnya bahwa Nasrallah dan Hayya telah membahas perkembangan terbaru dalam negosiasi yang bertujuan mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza.
Hizbullah dan Israel telah saling serang selama hampir sembilan bulan dalam permusuhan yang terjadi bersamaan dengan konflik Gaza, yang menimbulkan kekhawatiran akan perang habis-habisan antara kedua musuh yang bersenjata lengkap itu.
Kelompok pejuang Hizbullah mengatakan kampanye serangan roket dan pesawat nirawaknya di Israel utara bertujuan mendukung warga Palestina yang menghadapi pemboman genosida Israel di Gaza.
Salah satu sumber, seorang pejabat Hizbullah, mengatakan kepada Reuters bahwa kelompok itu akan menghentikan tembakan segera setelah perjanjian gencatan senjata Gaza berlaku, menggemakan pernyataan sebelumnya dari kelompok itu.
“Delegasi Hamas yang dipimpin wakil pemimpin kelompok itu, Khalil Al-Hayya, memberi pengarahan kepada Pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah tentang perkembangan terbaru pada pertemuan di Beirut,” ungkap sumber tersebut.
Hizbullah mengatakan sebelumnya bahwa Nasrallah dan Hayya telah membahas perkembangan terbaru dalam negosiasi yang bertujuan mencapai gencatan senjata di Jalur Gaza.
Hizbullah dan Israel telah saling serang selama hampir sembilan bulan dalam permusuhan yang terjadi bersamaan dengan konflik Gaza, yang menimbulkan kekhawatiran akan perang habis-habisan antara kedua musuh yang bersenjata lengkap itu.
Kelompok pejuang Hizbullah mengatakan kampanye serangan roket dan pesawat nirawaknya di Israel utara bertujuan mendukung warga Palestina yang menghadapi pemboman genosida Israel di Gaza.
Salah satu sumber, seorang pejabat Hizbullah, mengatakan kepada Reuters bahwa kelompok itu akan menghentikan tembakan segera setelah perjanjian gencatan senjata Gaza berlaku, menggemakan pernyataan sebelumnya dari kelompok itu.
Lihat Juga :