Pendeta Australia Masuk Islam setelah 45 Tahun Melayani Gereja

Selasa, 02 Juli 2024 - 17:05 WIB
Saat melewati masjid, dia merasakan dorongan yang tidak dapat dijelaskan untuk berkunjung, membawanya bertemu dengan seorang imam yang dengan murah hati memberinya salinan Al-Quran.

Mengingat peristiwa penting dalam The Deen Show, David mengungkapkan, "Selama bertahun-tahun, saya menyimpan Al-Qur'an di rak buku saya, hampir tidak menyentuhnya, tapi kali ini, saya kembali ke hotel dan berlutut, memohon kepada Tuhan untuk menunjukkan kebenaran mutlak kepada saya. Apakah Islam benar atau tidak, apakah Kristen benar atau salah, apakah Kristen Ortodoks benar atau salah. Saya berdoa beberapa saat sambil berlutut."

Melanjutkan kisahnya, dia mengungkapkan, “Saya berlutut dan berdoa, lalu saya duduk dan membaca Al-Quran, dan saya menyadari secara intuitif, intelektual, emosional, dan spiritual bahwa ini adalah firman Tuhan yang sebenarnya.”

Perjalanan David menjadi bukti kekuatan iman yang transformatif dan pencarian kebenaran spiritual, yang sangat dirasakan individu-individu dari berbagai latar belakang agama.

Baca juga: Rusia Peringatkan Israel soal Pasokan Rudal Patriot untuk Ukraina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!