Erdogan Tuding Barat Dukung Rencana Israel untuk Menginvasi Lebanon

Rabu, 26 Juni 2024 - 18:05 WIB
Kekerasan di perbatasan Lebanon meletus setelah militan Hamas melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Israel selatan, memicu operasi pembalasan besar-besaran Israel, yang hingga kini masih berlangsung.

Netanyahu mengatakan pasukan Israel kini mengakhiri bagian paling intens dari perang Gaza dan akan dikerahkan kembali ke perbatasan utara, sehingga menganggap tindakan tersebut sebagai tindakan defensif.

Pekan lalu, Israel mengatakan rencana serangannya di Lebanon “disetujui dan divalidasi.”

Baca Juga: Hadapi Israel, Hizbullah Siapkan 100.000 Pasukan: Belum Termasuk Pejuang Asing

Pernyataan pemimpin Turki tersebut disampaikan dua hari setelah Menteri Luar Negeri Hakan Fidan memperingatkan Yunani dan Siprus agar tidak terlibat dalam konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung.

Berbicara kepada Haberturk TV pada Senin malam, Fidan menuduh ada “militerisasi serius di Siprus selatan” yang digunakan sebagai pangkalan untuk “penerbangan intelijen dan militer” menuju Gaza, mengutip laporan intelijen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!