6 Fakta Hubungan Mesir dan Palestina, Awalnya Sangat Erat Namun Kini Mulai Renggang

Rabu, 19 Juni 2024 - 22:22 WIB
Keputusan resolusi tersebut menjadikan Palestina sebagai salah satu peninjau non-anggota di PBB, posisi tersebut sama seperti Vatikan.

5. Hubungan Mesir Palestina Mulai Merenggang

Tak lama setelah penggulingan Mursi pada 3 Juli 2013, militer kembali menutup perbatasan Rafah, dengan alasan terjadi penembakan terhadap 20 orang polisi di dekat perbatasan dan pelakunya diduga dari militan Hamas.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena selama masa Mursi memimpin, perbatasan Rafah dilewati 1200 orang tiap harinya. Penutupan kembali perbatasan Rafah diduga dipengaruhi pihak lain terutama Israel, dan Hamas memiliki hubungan yang tidak baik dengan pemerintahan Mesir yang berasal dari latar belakang militer.

6. Mesir Memiliki Kelompok Khusus Pendukung Palestina

Ikhwanul Muslimin adalah organisasi Mesir yang konsisten mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina semenjak organisasi ini didirikan tahun 1928. Kelompok ini pernah ikut dalam pasukan militer di masa Gamal Abdul Nasser dalam Perang tahun 1948.

Ikhwanul Muslimin tetap mendukung perjuangan Palestina walau organisasi ini selalu berlawanan dengan pemerintah Mesir. Ekspansi Ikhwanul Muslimin ke berbagai negara di luar Mesir telah menjadikan organisasi ini semakin besar.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!