4 Teknologi Canggih yang Digunakan Arab Saudi dalam Haji 2024

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:22 WIB
Foto/AP

Otoritas Transportasi Umum juga telah meluncurkan inisiatif “Enseeyab”, yang pertama kali diperkenalkan pada musim haji 2023, menggunakan drone yang terhubung ke program AI untuk mengukur pergerakan jamaah ke tempat-tempat suci secara real-time dengan bus.

Otoritas tersebut bertujuan untuk menyediakan sarana perjalanan yang aman menggunakan teknologi baru, termasuk AI, untuk mengukur efektivitasnya. Teknologi ini akan memastikan jamaah dapat melakukan ritual dengan nyaman dan mudah.

Cara lain yang dilakukan pihak berwenang untuk mengatasi kemacetan lalu lintas selama haji adalah melalui opsi mobilitas mikro, seperti skuter listrik, yang akan tersedia di tempat-tempat suci untuk memfasilitasi pergerakan.

Dengan menyediakan jalur khusus untuk skuter listrik ini, para perencana haji dapat melakukan perjalanan dengan lebih efisien dan mengurangi kemacetan secara keseluruhan di daerah dengan lalu lintas tinggi.

4. Kendaraan Listrik



Foto/AP

Beberapa rute utama yang dapat memanfaatkan penggunaan skuter listrik antara lain Rute No.1 dari perbatasan Arafat hingga Muzdalifah yang panjangnya 4.000 meter, dan jembatan jalan pejalan kaki sepanjang 1.200 m yang masuk dan keluar Jamarat.

Solusi berbasis teknologi mencerminkan komitmen negara untuk menggunakan inovasi guna mengoptimalkan pengalaman haji bagi seluruh peserta.

Melalui integrasi AI ke dalam sistem manajemen lalu lintas, Arab Saudi dapat beradaptasi terhadap perubahan kondisi dan mengatasi masalah dengan cepat.

Sikap proaktif ini membantu mengurangi kemacetan dan meningkatkan efisiensi jaringan transportasi selama haji secara keseluruhan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!