AS Pertimbangkan Kesepakatan Sepihak dengan Hamas untuk Bebaskan Sandera
Selasa, 11 Juni 2024 - 18:30 WIB
Pejabat Gedung Putih AS menolak berkomentar tentang laporan tersebut.
Hamas menculik sekitar 250 sandera selama serangannya pada 7 Oktober terhadap Israel. Sekitar setengah dari tawanan tersebut ditukar dengan para tahanan Palestina selama gencatan senjata seminggu pada bulan November.
Tujuh orang sandera lainnya telah diselamatkan dalam penggerebekan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Baca juga: Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi untuk Setop Perang Israel di Gaza
Misi pasukan Israel terbaru terjadi pekan lalu di Nuseirat di Gaza tengah, yang mengakibatkan pembebasan empat tawanan, termasuk warga negara Rusia Andrey Kozlov.
Juru bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan pada Sabtu bahwa sekitar 120 sandera masih ditahan Hamas, tanpa informasi jelas apakah mereka semua masih hidup.
Netanyahu telah menghadapi kritik keras atas kegagalannya membebaskan para sandera. Keluarga para sandera melancarkan protes massal yang menyerukan tindakan pemerintah.
Hamas menculik sekitar 250 sandera selama serangannya pada 7 Oktober terhadap Israel. Sekitar setengah dari tawanan tersebut ditukar dengan para tahanan Palestina selama gencatan senjata seminggu pada bulan November.
Tujuh orang sandera lainnya telah diselamatkan dalam penggerebekan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Baca juga: Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi untuk Setop Perang Israel di Gaza
Misi pasukan Israel terbaru terjadi pekan lalu di Nuseirat di Gaza tengah, yang mengakibatkan pembebasan empat tawanan, termasuk warga negara Rusia Andrey Kozlov.
Juru bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan pada Sabtu bahwa sekitar 120 sandera masih ditahan Hamas, tanpa informasi jelas apakah mereka semua masih hidup.
Netanyahu telah menghadapi kritik keras atas kegagalannya membebaskan para sandera. Keluarga para sandera melancarkan protes massal yang menyerukan tindakan pemerintah.
Lihat Juga :