Perawat Muslim di AS Dipecat karena Sebut Perang Israel di Gaza sebagai Genosida
Jum'at, 31 Mei 2024 - 13:13 WIB
Baca Juga: Giliran Slovenia Akan Akui Palestina sebagai Negara Merdeka dan Berdaulat
Dalam sebagian pidato penerimaannya, dia berbicara tentang para ibu yang kehilangan bayinya selama perang di Gaza, dan mengatakan bahwa penghargaan tersebut “sangat pribadi” baginya.
“Saya sedih melihat perempuan di negara saya mengalami kerugian yang tak terbayangkan selama genosida yang terjadi di Gaza saat ini,” kata Jabr dalam video pidatonya yang dia posting secara online.
Juru bicara rumah sakit melalui email mengatakan Jabr telah diperingatkan pada bulan Desember, mengikuti insiden sebelumnya, untuk tidak menyampaikan pandangannya mengenai masalah yang memecah belah dan membawanya ke tempat kerja.
"Dia malah memilih untuk tidak mengindahkan hal itu pada acara penghargaan karyawan baru-baru ini yang dihadiri banyak rekan-rekannya, beberapa di antaranya kesal setelah komentarnya," kata juru bicara tersebut tanpa memberikan rincian tentang kejadian sebelumnya.
Dalam sebagian pidato penerimaannya, dia berbicara tentang para ibu yang kehilangan bayinya selama perang di Gaza, dan mengatakan bahwa penghargaan tersebut “sangat pribadi” baginya.
“Saya sedih melihat perempuan di negara saya mengalami kerugian yang tak terbayangkan selama genosida yang terjadi di Gaza saat ini,” kata Jabr dalam video pidatonya yang dia posting secara online.
Juru bicara rumah sakit melalui email mengatakan Jabr telah diperingatkan pada bulan Desember, mengikuti insiden sebelumnya, untuk tidak menyampaikan pandangannya mengenai masalah yang memecah belah dan membawanya ke tempat kerja.
"Dia malah memilih untuk tidak mengindahkan hal itu pada acara penghargaan karyawan baru-baru ini yang dihadiri banyak rekan-rekannya, beberapa di antaranya kesal setelah komentarnya," kata juru bicara tersebut tanpa memberikan rincian tentang kejadian sebelumnya.
Lihat Juga :