Israel Masih Tutup Penyeberangan Rafah, 20.000 Pasien Tunggu Perawatan

Minggu, 26 Mei 2024 - 08:07 WIB
Pejabat tersebut menyebut tindakan Israel sebagai “kejahatan perang dan pelanggaran terang-terangan terhadap hak kesehatan pasien yang diatur dalam hukum humaniter internasional.”

Dia mendesak komunitas internasional melakukan intervensi dan menyelamatkan para korban dari komplikasi dan kematian.

Juru bicara itu menyoroti serangan Israel terhadap fasilitas layanan kesehatan yang telah membuat fasilitas tersebut tidak berfungsi.

Baca juga: Juru Bicara Hamas Abu Ubaidah: Kami Menangkap Lebih Banyak Tentara Israel

Israel terus melanjutkan serangan brutalnya di Gaza meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!