Setelah Keputusan ICJ, Warga Palestina Ingin Dunia Bertindak, Bukan Kata-kata
Sabtu, 25 Mei 2024 - 08:56 WIB
Namun Pengadilan Dunia tidak mempunyai sarana melaksanakan perintahnya, dan menteri kabinet perang Israel, Benny Gantz, mengatakan Israel akan melanjutkan perang melawan kelompok Hamas untuk memulangkan sandera dan menjamin keamanannya.
Baca juga: Mahkamah Internasional Perintahkan Israel Hentikan Operasi Militer di Rafah
Setelah penjajahan Israel sejak 1948, pejuang Hamas menyerang wilayah Zionis hingga menewaskan 1.200 orang di Israel dalam serangan tanggal 7 Oktober dan menculik sekitar 250 orang lainnya.
Israel kemudian membantai lebih dari 35.000 warga Palestina yang sebagian besar wanita dan anak-anak.
Israel menolak tuduhan Afrika Selatan bahwa mereka melakukan genosida terhadap warga Palestina dalam perang Gaza, dengan alasan mereka bertindak membela diri dan melawan Hamas.
“Israel tidak peduli dengan dunia; tindakan ini seolah-olah berada di atas hukum karena pemerintah Amerika Serikat (AS) melindungi mereka dari hukuman,” ungkap Shaban Abdel-Raouf, warga Palestina yang empat kali mengungsi akibat serangan Israel.
“Dunia belum siap menghentikan pembantaian kami di tangan Israel,” tutur Abdel-Raouf, yang dihubungi melalui telepon.
Baca juga: Mahkamah Internasional Perintahkan Israel Hentikan Operasi Militer di Rafah
Setelah penjajahan Israel sejak 1948, pejuang Hamas menyerang wilayah Zionis hingga menewaskan 1.200 orang di Israel dalam serangan tanggal 7 Oktober dan menculik sekitar 250 orang lainnya.
Israel kemudian membantai lebih dari 35.000 warga Palestina yang sebagian besar wanita dan anak-anak.
Israel menolak tuduhan Afrika Selatan bahwa mereka melakukan genosida terhadap warga Palestina dalam perang Gaza, dengan alasan mereka bertindak membela diri dan melawan Hamas.
“Israel tidak peduli dengan dunia; tindakan ini seolah-olah berada di atas hukum karena pemerintah Amerika Serikat (AS) melindungi mereka dari hukuman,” ungkap Shaban Abdel-Raouf, warga Palestina yang empat kali mengungsi akibat serangan Israel.
“Dunia belum siap menghentikan pembantaian kami di tangan Israel,” tutur Abdel-Raouf, yang dihubungi melalui telepon.
Lihat Juga :