Putin Balas Dendam, Izinkan Moskow Rampas Properti AS di Rusia

Jum'at, 24 Mei 2024 - 07:34 WIB
Sebelumnya, pemerintah Ukraina telah mendesak para pendukung negara-negara Barat-nya untuk menyita aset-aset Rusia dan menggunakannya untuk menutupi kebutuhan militer dan rekonstruksi Kyiv.

AS mendukung usulan tersebut, namun negara-negara Eropa—yang wilayah hukumnya menyimpan sebagian besar dana—keberatan karena khawatir bahwa langkah tersebut ilegal dan akan memberikan pukulan serius terhadap sistem keuangan Barat dan reputasi euro.

Moskow mengatakan pihaknya menganggap segala bentuk pengambilalihan aset Rusia sebagai pencurian dan berjanji akan membalas jika Barat melakukanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!