292 Pesawat Boeing Dilaporkan Berisiko Mengalami Ledakan di Udara

Jum'at, 24 Mei 2024 - 05:36 WIB
Baca Juga: AS: Boeing Dapat Dituntut atas Tragedi 737 MAX yang Tewaskan 346 Orang, Termasuk Lion Air di Indonesia

Menurut FAA, pelat logam yang dipasang pada ventilasi tangki bahan bakar di sayap Boeing 777 dipasang tanpa ikatan listrik, yang berarti pelat tersebut berpotensi mengakumulasi listrik statis dan menyebabkan “kebakaran atau ledakan” pada tangki bahan bakar jet.

Sekitar 292 pesawat Boeing 777 yang terdaftar di AS bisa berisiko, demikian peringatan dari arahan FAA. tersebut. Semua varian 777, mulai dari model dasar 777-200 hingga 777-300ER jarak jauh, terpengaruh.

Namun Boeing menolak laporan tersebut, dan bersikeras bahwa arahan yang disampaikan FAA adalah bagian dari “proses peraturan standar yang telah membantu memastikan perjalanan udara merupakan bentuk transportasi yang paling aman.”

“Ini bukan masalah keselamatan penerbangan secara langsung,” kata perusahaan itu, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (24/5/2024).

“Ada beberapa redundansi yang dirancang pada pesawat komersial modern untuk memastikan perlindungan terhadap efek elektromagnetik. Armada 777 telah beroperasi selama hampir 30 tahun, dan telah menerbangkan lebih dari 3,9 miliar penumpang dengan aman,”lanjut pihak Boeing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!