4 Fakta Menarik Ben Gvir, Menteri Israel yang Nyatakan Masjid Al Aqsa Hanya untuk Israel

Kamis, 23 Mei 2024 - 15:45 WIB
Dikutip dari Al Jazeera, Ben Gvir merupakan pengacara dan politisi yang telah memimpin partai sayap kanan Kekuatan Yahudi (Otzma Yehudit) sejak 2019, dan dilantik menjadi anggota kabinet setelah pemilu tahun 2022.

Dirinya kemudian diangkat menjadi menteri keamanan nasional dan memegang kendali divisi Polisi Perbatasan Israel di Tepi Barat yang diduduki Israel.

2. Pernah Dihukum karena Rasis



Ben Gvir sempat dihukum karena menghasut rasisme, menghancurkan properti, dan memiliki materi propaganda organisasi “teror”. Organisasi teror yang dimilikinya adalah kelompok Kach yang diikutinya sejak berusia 16 tahun.

Namun pada pemilu Maret 2021, Partai Kekuatan Yahudi pimpinan Ben-Gvir berhasil masuk parlemen Israel dengan bergabung dengan partai Persatuan Nasional pimpinan Bezalel Smotrich, menjadi partai Zionisme Religius atas perintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

3. Sangat Menentang Palestina



Ben-Gvir memiliki sejarah panjang dalam memprovokasi warga Palestina dan sayap kiri Israel. Pada tahun 1995, pada puncak Perjanjian Damai Oslo, ketika ia berusia 19 tahun, Ben-Gvir menunjukkan kepada kamera TV hiasan kap mobil Perdana Menteri Yitzhak Rabin.

Beberapa minggu kemudian, Rabin dibunuh oleh seorang ultranasionalis Israel pada rapat umum yang mendukung perjanjian perdamaian dan rencana penarikan diri dari wilayah Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!