Mesir Marah, Ancam Tarik Diri sebagai Mediator Gencatan Senjata Hamas-Israel
Kamis, 23 Mei 2024 - 12:07 WIB
Mengutip tiga orang yang mengetahui diskusi tersebut, CNN pada hari Selasa melaporkan bahwa intelijen Mesir mengubah ketentuan proposal gencatan senjata yang disetujui Israel pada awal Mei.
Ketika Hamas mengumumkan pada 6 Mei bahwa mereka menerima perjanjian tersebut, itu bukan proposal yang menurut rekan mediator dari Amerika Serikat (AS) dan Qatar telah diserahkan ke Hamas untuk ditinjau.
Menurut laporan CNN, perubahan yang dilakukan oleh intelijen Mesir menyebabkan kemarahan dan saling tuduh di antara para pejabat AS, Israel dan Qatar serta menyebabkan kebuntuan dalam perundingan.
CIA, yang direkturnya, William Burns, memimpin upaya mediasi AS, menolak mengomentari laporan tersebut.
Rashwan mengatakan dalam pernyataannya bahwa partisipasi Kairo sebagai mediator dihasilkan dari “permintaan dan desakan berulang kali” oleh Israel dan AS.
Ketika Hamas mengumumkan pada 6 Mei bahwa mereka menerima perjanjian tersebut, itu bukan proposal yang menurut rekan mediator dari Amerika Serikat (AS) dan Qatar telah diserahkan ke Hamas untuk ditinjau.
Menurut laporan CNN, perubahan yang dilakukan oleh intelijen Mesir menyebabkan kemarahan dan saling tuduh di antara para pejabat AS, Israel dan Qatar serta menyebabkan kebuntuan dalam perundingan.
CIA, yang direkturnya, William Burns, memimpin upaya mediasi AS, menolak mengomentari laporan tersebut.
Rashwan mengatakan dalam pernyataannya bahwa partisipasi Kairo sebagai mediator dihasilkan dari “permintaan dan desakan berulang kali” oleh Israel dan AS.
Lihat Juga :