3 Presiden Iran dengan Masa Jabatan Terlama, Nomor 2 Penentang Keras Israel dan AS

Rabu, 22 Mei 2024 - 16:06 WIB
Setelah itu, Khatami juga sempat menjadi Direktur Perpustakaan Nasional hingga penasihat Presiden Ali Akbar Hashemi. Barulah pada pemilu 1997, ia mencalonkan diri.

Menariknya, Khatami menang telak. Janji kampanyenya mencakup kebebasan berekspresi yang lebih besar, serta langkah-langkah untuk mengatasi pengangguran dan meningkatkan privatisasi.

Baca Juga: Campur Tangan Mossad atau Konflik Internal Iran yang Menyebabkan Kecelakaan Helikopter Presiden Raisi

2. Mahmoud Ahmadinejad

Mahmoud Ahmadinejad merupakan presiden ke-6 Iran. Ia menjabat selama 8 tahun dari 2005 hingga 2013.

Pada riwayatnya, Ahmadinejad lahir pada 1956 di Garmsar, dekat Teheran. Memiliki ayah seorang pandai besi, ia meraih gelar PhD dari Universitas Sains dan Teknologi Teheran.

Dikenal sebagai populis garis keras, Ahmadinejad kerap memunculkan kontroversi sejak memimpin Iran. Ia memiliki retorika yang keras terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Sebelum jadi presiden, Ahmadinejad dilaporkan tidak mengeluarkan uang untuk kampanye. Sebagai gantinya, ia mendapat didukung dari berbagai kelompok konservatif yang kuat.

Gaya kampanye yang ditunjukan berfokus pada kemiskinan, keadilan sosial dan distribusi kekayaan di Iran. Selain itu, ia juga berulang kali membela program nuklir negaranya yang membuat khawatir AS dan Uni Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!