Perundingan Damai Israel-Hamas Berhenti, Beda Paham soal Definisi Akhir Perang
Minggu, 19 Mei 2024 - 06:09 WIB
Surat kabar Haaretz, mengutip sumber asing yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui perundingan tersebut, juga melaporkan bahwa perundingan tersebut saat ini menemui jalan buntu, dan tidak ada kemajuan.
Pada Selasa lalu, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengungkapkan bahwa beberapa minggu terakhir telah terjadi beberapa momentum yang meningkat. “Namun sayangnya segala sesuatunya tidak bergerak ke arah yang benar,” katanya.
“Saat ini kita dalam status hampir menemui jalan buntu,” ujarnya.
“Ada satu pihak yang ingin mengakhiri perang dan kemudian membicarakan tentang para sandera, dan ada pihak lain yang menginginkan para sandera dan ingin melanjutkan perang,” paparnya.
Dia memperingatkan bahwa hanya ada sedikit harapan untuk kemajuan kecuali Israel dan Hamas sepakat mengenai masalah mendasar tersebut.
Pemimpin Qatar itu juga mempertanyakan apakah Israel berupaya mengakhiri permusuhan dengan itikad baik.
“Saya tidak berpikir mereka mempertimbangkan hal ini sebagai sebuah pilihan…bahkan ketika kita sedang membicarakan kesepakatan dan mengarah pada potensi gencatan senjata,” katanya.
Lihat Juga: Demonstran Anti-NATO dan Pro-Palestina Mengamuk di Kanada, Bakar Mobil hingga Obrak-abrik Toko
Pada Selasa lalu, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengungkapkan bahwa beberapa minggu terakhir telah terjadi beberapa momentum yang meningkat. “Namun sayangnya segala sesuatunya tidak bergerak ke arah yang benar,” katanya.
“Saat ini kita dalam status hampir menemui jalan buntu,” ujarnya.
“Ada satu pihak yang ingin mengakhiri perang dan kemudian membicarakan tentang para sandera, dan ada pihak lain yang menginginkan para sandera dan ingin melanjutkan perang,” paparnya.
Dia memperingatkan bahwa hanya ada sedikit harapan untuk kemajuan kecuali Israel dan Hamas sepakat mengenai masalah mendasar tersebut.
Pemimpin Qatar itu juga mempertanyakan apakah Israel berupaya mengakhiri permusuhan dengan itikad baik.
“Saya tidak berpikir mereka mempertimbangkan hal ini sebagai sebuah pilihan…bahkan ketika kita sedang membicarakan kesepakatan dan mengarah pada potensi gencatan senjata,” katanya.
Lihat Juga: Demonstran Anti-NATO dan Pro-Palestina Mengamuk di Kanada, Bakar Mobil hingga Obrak-abrik Toko
(mas)
tulis komentar anda