Di Depan Pemimpin Arab, Abbas Salahkan Hamas atas Perang Brutal Israel di Gaza

Jum'at, 17 Mei 2024 - 10:51 WIB
Pendanaan untuk Otoritas Palestina, yang memiliki pemerintahan terbatas di Tepi Barat yang diduduki Zionis Israel, telah berkurang drastis karena perselisihan mengenai transfer pendapatan pajak yang dikumpulkan oleh Israel atas nama Palestina.

Selain itu, kontribusi donor internasional dilaporkan menurun—turun dari 30 persen dari anggaran tahunan sebesar USD6 miliar menjadi sekitar 1 persen, menurut mantan Perdana Menteri Otoritas Palestina Mohammad Shtayyeh.

Dukungan untuk Abbas Merosot



Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Palestinian Center for Policy and Survey Research (PSR) pada bulan Desember lalu menunjukkan bahwa dukungan terhadap Hamas meningkat lebih dari tiga kali lipat di Tepi Barat dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya.

Di Jalur Gaza, dukungan terhadap Hamas juga meningkat meskipun terjadi perang dan kondisi sulit yang dialami penduduk di wilayah kantong yang terkepung tersebut.

"Selain itu, dukungan terhadap Presiden Mahmoud Abbas dan partai Fatahnya turun secara signifikan," kata lembaga tersebut.

“Hal yang sama juga berlaku untuk kepercayaan terhadap Otoritas Palestina secara keseluruhan, karena tuntutan pembubaran PA meningkat hingga hampir 60%, persentase tertinggi yang pernah tercatat dalam jajak pendapat PSR.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!