Mahasiswa Palestina Usir Duta Besar Jerman Pendukung Buta Genosida Israel

Rabu, 01 Mei 2024 - 11:26 WIB
Tindakan Jerman yang mengirim senjata untuk Israel dan memberi bantuan ke Palestina itu dianggap bermuka dua atau munafik bagi banyak pihak.

Amr Kayed, mahasiswa Universitas Birzeit, mengatakan para diplomat Uni Eropa terpaksa keluar karena “siapapun yang terlibat dalam genosida dan serangan terhadap Gaza” tidak diterima di kampus tersebut.

Owcza meremehkan insiden tersebut, dengan mengatakan dalam postingan X bahwa “protes damai dan dialog selalu ada tempatnya.”

Dia menambahkan, “Kami menyesalkan pertemuan para kepala misi Uni Eropa hari ini di Museum Nasional di Birzeit yang terlalu diganggu oleh para pengunjuk rasa. Meskipun demikian, kami tetap berkomitmen untuk bekerja secara konstruktif dengan mitra Palestina kami.”

Israel telah membunuh lebih dari 34.000 warga Palestina di Gaza dengan senjata yang dipasok Amerika Serikat, Jerman dan Inggris. Genosida Israel itu akan memasuki bulan ketujuh pada pekan depan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!