Dibully AS, China Siap Balas Dendam

Selasa, 30 April 2024 - 11:13 WIB
Sekembalinya ke Washington, diplomat top AS itu menuduh Beijing mencoba memanipulasi pemilu Amerika.

Lin membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa hal itu berasal dari “paranoia dan pengejaran bayangan".

Lin juga kecewa dengan tuduhan Blinken bahwa China mengekspor barang-barang yang dapat digunakan ganda untuk membantu Rusia memproduksi lebih banyak senjata untuk digunakan melawan Ukraina.

Dia mencatat bahwa China telah mendorong perundingan perjanjian damai di Ukraina, berbeda dengan peran AS sebagai penghasutnya.

“Hak China atas perdagangan normal dan pertukaran ekonomi dengan negara-negara di dunia, termasuk Rusia, atas dasar kesetaraan dan saling menguntungkan tidak boleh diganggu atau diusik,” kata Lin.

“AS terus mengalirkan amunisi ke Ukraina sambil menyalahkan perdagangan normal kami dengan Rusia. Sudah cukup jelas siapa sebenarnya yang mengobarkan api dan memperburuk krisis ini," imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!