Houthi Yaman Serang 102 Kapal Israel, AS, dan Inggris sejak Oktober

Jum'at, 26 April 2024 - 20:15 WIB
Al-Houthi mengatakan kelompok tersebut berupaya memperluas dan memperkuat operasinya di Samudera Hindia.

Dia menekankan, sebagai akibatnya kapal-kapal AS terpaksa mengambil rute laut yang lebih panjang yang berdampak pada perekonomian global dan meningkatkan biaya pengiriman, asuransi transportasi laut, dan harga barang-barang.

“Biaya operasi asuransi untuk satu kapal bagi beberapa perusahaan di Amerika berjumlah USD50 juta, dan ini belum pernah terjadi sebelumnya dan merupakan masalah nyata bagi mereka,” ujar dia.

Baca juga: Waspada, Israel Tarik Brigade Nahal untuk Istirahat sebelum Serbu Rafah

Belum ada komentar langsung dari AS, Inggris atau Israel mengenai klaim tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!