Bayi Palestina Ini Berhasil Dikeluarkan dari Perut Ibunya yang Tewas Dirudal Israel

Senin, 22 April 2024 - 09:18 WIB
Dia ditempatkan di inkubator di rumah sakit di Rafah bersama bayi lainnya, dengan tulisan "Bayi syahid Sabreen Al-Sakani" tercantum pada pita di dadanya.

Serangan Israel pada Sabtu pekan lalu menewaskan 22 orang di Rafah, tempat sebagian besar penduduk Jalur Gaza mengungsi, termasuk 18 anak-anak.

Israel memulai serangan militernya di Jalur Gaza lebih dari enam bulan lalu, menewaskan 34.097 warga Palestina—kebanyakan wanita dan anak-anak.

Rafah adalah kota paling selatan di Gaza, dan sekarang menampung 1,4 juta pengungsi Palestina, yang melarikan diri dari kematian dan kehancuran di bagian lain wilayah tersebut.

Invasi darat Israel ke kota tersebut, yang berbatasan dengan Mesir, telah terjadi, meskipun ada peringatan internasional terhadap tindakan tersebut.

Beberapa badan PBB, LSM, dan pemimpin dunia—termasuk Presiden AS Joe Biden—memperingatkan bahwa serangan terhadap Rafah akan menimbulkan konsekuensi bencana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!