3 Negara Merayakan Lebaran di Tengah Medan Perang tahun 2024, Buntut dari Perang Israel dengan Hamas

Kamis, 11 April 2024 - 14:29 WIB
Sejak sebelum Ramadan warga Palestina utamanya yang berada di wilayah Gaza sudah menjalani masa-masa sulit. Masalah kelaparan dan sulitnya bala bantuan membuat mereka harus hidup menderita di tengah bulan puasa.

Belum lagi Israel yang beberapa kali melancarkan serangan membuat penduduk selalu merasa tidak aman dan sulit untuk beristirahat. Kerusakan di wilayah Gaza sudah tidak dapat dihindarkan lagi.

Banyak orang kehilangan tempat tinggal, dan harta yang mereka miliki akibat menjadi korban perang ini. Menurut BBC, warga Gaza yang kembali ke Khan Younis harus mengais barang-barang yang tersisa setelah wilayah mereka hancur lebur dibom Israel.

Semua orang merasakan kengerian yang sama atas apa yang dilihatnya sekembalinya ke kediaman mereka. Bau kematian tercium di udara, menurut warga, dengan mayat-mayat masih tergeletak di bawah reruntuhan.

2. Lebanon



Sejak awal tahun 2024 lalu, pasukan Hizbullah dari Lebanon melancarkan aksinya dalam rangka membela umat Palestina dengan menyerang wilayah perbatasan Israel.

Dilansir dari Foreign Policy, analis memprediksi kemungkinan besar akan terjadi perang antara Hizbullah dan Israel dalam enam hingga delapan bulan ke depan sejak Februari 2024.

Kemudian baru-baru ini tepatnya pada awal April 2024, Hizbullah memberikan pukulan telak terhadap pemukiman Zionis di wilayah utara pendudukan Palestina sehingga membuat wilayah tersebut menjadi kota hantu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!