Waspadai Ancaman Serangan dari Musuh Bebuyutan, Korea Selatan Luncurkan Satelit Mata-mata Kedua
Senin, 08 April 2024 - 16:29 WIB
“Dengan keberhasilan peluncuran satelit mata-mata militer kedua, militer kami telah memperoleh kemampuan pengawasan independen tambahan dan semakin memperkuat kemampuan ‘rantai pembunuh’ kami,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Jeon Ha Gyu kepada wartawan, mengacu pada kemampuan serangan rudal pencegahan militer.
Berdasarkan kontrak dengan SpaceX, Korea Selatan akan meluncurkan lima satelit mata-mata pada tahun 2025. Peluncuran satelit mata-mata pertama Korea Selatan pada 1 Desember dilakukan dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California.
Baca Juga: Bagaimana India Melakukan Aksi Spionase dan Pembunuhan di Pakistan?
Korea Selatan pada tahun 2022 menjadi negara ke-10 di dunia yang berhasil meluncurkan satelit dengan teknologinya sendiri dengan menggunakan roket buatan dalam negeri untuk menempatkan apa yang disebutnya “satelit observasi kinerja” di orbit. Namun para ahli mengatakan penggunaan roket SpaceX untuk meluncurkan satelit mata-mata adalah hal yang ekonomis dan Korea Selatan memerlukan lebih banyak peluncuran untuk memastikan keandalan roket.
Korea Utara juga berkeinginan untuk memperoleh jaringan pengawasan berbasis ruang angkasanya sendiri untuk mengatasi apa yang mereka sebut sebagai ancaman militer yang ditimbulkan oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Berdasarkan kontrak dengan SpaceX, Korea Selatan akan meluncurkan lima satelit mata-mata pada tahun 2025. Peluncuran satelit mata-mata pertama Korea Selatan pada 1 Desember dilakukan dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California.
Baca Juga: Bagaimana India Melakukan Aksi Spionase dan Pembunuhan di Pakistan?
Korea Selatan pada tahun 2022 menjadi negara ke-10 di dunia yang berhasil meluncurkan satelit dengan teknologinya sendiri dengan menggunakan roket buatan dalam negeri untuk menempatkan apa yang disebutnya “satelit observasi kinerja” di orbit. Namun para ahli mengatakan penggunaan roket SpaceX untuk meluncurkan satelit mata-mata adalah hal yang ekonomis dan Korea Selatan memerlukan lebih banyak peluncuran untuk memastikan keandalan roket.
Korea Utara juga berkeinginan untuk memperoleh jaringan pengawasan berbasis ruang angkasanya sendiri untuk mengatasi apa yang mereka sebut sebagai ancaman militer yang ditimbulkan oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Lihat Juga :