Apa Itu World Central Kitchen yang Jadi Korban Serangan Israel di Gaza?
Kamis, 04 April 2024 - 16:16 WIB
Setelah Rusia menginvasi Ukraina pada tahun 2022, WCK menyajikan jutaan makanan kepada para pengungsi, mulai dari orang-orang yang melarikan diri melintasi perbatasan Polandia. Pendirinya Andres, bersama koki dari negara tetangga termasuk Rumania, Hongaria, dan Moldova, menyiapkan makanan.
Tahun ini, WCK merespons kebakaran hutan di Chile pada bulan Februari, serta gempa bumi di Jepang pada bulan Januari yang menewaskan lebih dari 160 orang. Ia telah berhasil di Republik Dominika, Nikaragua, Zambia, Peru, Kuba, Uganda, Bahama dan Kamboja.
WCK didanai terutama melalui kontribusi dan hibah. Pada tahun 2021, pendiri Amazon Jeff Bezos memberi Andres USD100 juta. Pada tahun 2022, WCK melaporkan kontribusi dan hibah lebih dari USD500 juta.
Foto/Reuters
WCK sudah bekerja sama dengan koki lokal untuk mengantarkan makanan di Rafah, di Gaza selatan, tempat sekitar 1,5 juta pengungsi Palestina berlindung. Tim ini juga menanggapi orang-orang yang terkena dampak krisis yang meningkat di perbatasan Israel-Lebanon, serta di Israel.
Badan amal tersebut mengatakan mereka telah mengirimkan 32 juta makanan ke Gaza pada bulan Maret.
“Kita perlu menggandakan upaya untuk menyalurkan bantuan ke Gaza,” kata Presiden Siprus Nikos Christodoulides, yang negaranya membuka satu-satunya koridor maritim untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan menggambarkan WCK sebagai “mitra penting” dalam operasi ini.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Siprus Theodoros Gotsis mengatakan 90 ton bantuan telah diturunkan sebelum WCK menghentikan operasinya dan sekitar 220 ton akan dikembalikan.
Tahun ini, WCK merespons kebakaran hutan di Chile pada bulan Februari, serta gempa bumi di Jepang pada bulan Januari yang menewaskan lebih dari 160 orang. Ia telah berhasil di Republik Dominika, Nikaragua, Zambia, Peru, Kuba, Uganda, Bahama dan Kamboja.
WCK didanai terutama melalui kontribusi dan hibah. Pada tahun 2021, pendiri Amazon Jeff Bezos memberi Andres USD100 juta. Pada tahun 2022, WCK melaporkan kontribusi dan hibah lebih dari USD500 juta.
3. Membantu Penyediaan Makanan di Gaza
Foto/Reuters
WCK sudah bekerja sama dengan koki lokal untuk mengantarkan makanan di Rafah, di Gaza selatan, tempat sekitar 1,5 juta pengungsi Palestina berlindung. Tim ini juga menanggapi orang-orang yang terkena dampak krisis yang meningkat di perbatasan Israel-Lebanon, serta di Israel.
Badan amal tersebut mengatakan mereka telah mengirimkan 32 juta makanan ke Gaza pada bulan Maret.
“Kita perlu menggandakan upaya untuk menyalurkan bantuan ke Gaza,” kata Presiden Siprus Nikos Christodoulides, yang negaranya membuka satu-satunya koridor maritim untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan menggambarkan WCK sebagai “mitra penting” dalam operasi ini.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Siprus Theodoros Gotsis mengatakan 90 ton bantuan telah diturunkan sebelum WCK menghentikan operasinya dan sekitar 220 ton akan dikembalikan.
4. Sudah Sering Jadi Target Serangan Israel
Pada tanggal 2 Juni 2023, seorang sukarelawan WCK yang diidentifikasi hanya sebagai Igor, terbunuh di kota Kharkiv di timur laut Ukraina oleh serangan rudal Rusia. Badan amal tersebut mengatakan bahwa koki sukarelawannya, Sardor dan Viktoria, terbunuh pada Juli 2022, juga dalam serangan di Kharkiv.(ahm)
Lihat Juga :