3 Fakta Menarik Pemilu Korea Selatan

Rabu, 03 April 2024 - 21:21 WIB
Baca Juga: 7 Janda Cantik asal Korea di Tahun 2023, Artis hingga Mantan Idol

2. Dihantui Krisis Ekonomi

Dalam jajak pendapat baru-baru ini, biaya hidup dan tingginya inflasi pangan muncul sebagai isu utama di kalangan pemilih. Label harga daun bawang menjadi berita utama setelah kunjungan Yoon ke supermarket.

Permasalahan lainnya adalah pemogokan dokter yang berkepanjangan yang dilakukan oleh dokter peserta pelatihan dan beberapa dokter senior. Yoon menunjukkan tanda-tanda pertama fleksibilitas dalam rencana reformasi medisnya minggu ini.

Jajak pendapat menunjukkan peningkatan dukungan publik terhadap kompromi antara dokter dan pemerintah yang berencana meningkatkan penerimaan sekolah kedokteran sebanyak 2.000 mulai tahun 2025.

Partai-partai politik juga berjanji untuk mengatasi krisis kesuburan dengan langkah-langkah seperti perumahan umum dan keringanan pajak. Korea Selatan memiliki tingkat kesuburan terendah di dunia, atau jumlah rata-rata anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan, dan data menunjukkan angka tersebut kemungkinan akan turun menjadi 0,68 pada tahun 2024, melampaui angka 0,78 pada tahun 2022, yang merupakan rekor terendah.

Korupsi masih menjadi masalah besar. Kemungkinan besar yang menjadi titik konflik adalah duta besar untuk Australia yang mengundurkan diri bulan lalu di tengah kontroversi mengenai pengangkatannya saat berada di bawah penyelidikan korupsi dan "skandal tas Dior" yang menimpa Ibu Negara. Pemimpin oposisi utama Lee Jae-myung menghadapi persidangan atas tuduhan termasuk suap yang akan membuatnya hadir di pengadilan selama siklus pemilu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!