Sosok Zahedi, Jenderal Iran yang Dibunuh Jet Tempur Siluman F-35 Israel

Selasa, 02 April 2024 - 10:21 WIB
“Pasukan Quds IRGC adalah salah satu organisasi utama rezim Iran yang bertanggung jawab melakukan aktivitas rahasia yang mematikan di luar Iran, termasuk operasi asimetris dan teroris,” menurut National Counterterrorism Center (NCTC) AS.

“Iran memandang terorisme sebagai alat yang dapat digunakan untuk mendukung upayanya menghalangi dan melawan musuh-musuhnya, menegaskan kepemimpinan atas Muslim Syiah di seluruh dunia, dan memproyeksikan kekuatan di Timur Tengah," lanjut NCTC.

NCTC mengatakan Pasukan Quds IRGC menargetkan kepentingan AS, Israel, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, serta kelompok pembangkang Iran dan terdiri dari antara 5.000 dan 15.000 personel paling setia dari IRGC yang lebih luas.

Juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre, ketika ditanya tentang laporan serangan Israel yang tewaskan Jenderal Zahedi, mengatakan kepada wartawan: “Tim kami sedang menyelidikinya.”

Behnam Ben Taleblu, peneliti senior di Foundation for Defense of Democracies, mengatakan kepada Fox News Digital setelah serangan tersebut bahwa kemungkinan besar Zahedi adalah bagian penting dari jaringan penghubung antara Pasukan Quds IRGC Iran dengan rezim Presiden Bashar Assad di Suriah dan Hizbullah Lebanon.

“Yang pertama adalah sekutu tertua Iran di tingkat negara, dan yang kedua adalah organisasi proksi Iran yang paling sukses,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!