AS Tawarkan Danai Pasukan Penjaga Perdamaian di Gaza
Sabtu, 30 Maret 2024 - 00:01 WIB
Meskipun masih belum jelas kapan pertempuran di Gaza akan berakhir, AS telah melibatkan mitra regionalnya untuk mendiskusikan bagaimana situasi yang akan terjadi “sehari setelah” perang.
“Washington telah menawarkan membayar pasukan penjaga perdamaian yang tidak mencakup tentara AS dan dapat dipimpin warga Palestina,” ungkap empat sumber resmi, termasuk dua sumber dari Pentagon, mengatakan kepada Politico.
Baca juga: Warga Israel Pelihara Sapi Merah, Ingin Bangun Kuil Yahudi di Masjid Al-Aqsa
Negara-negara Arab menginginkan komitmen yang jelas terhadap negara Palestina sebagai bagian dari resolusi tersebut, menurut outlet tersebut.
Sumber itu menambahkan Israel “enggan untuk melakukan pembicaraan ini” sampai mereka mengalahkan Hamas, tujuan yang menurut para pengamat mungkin mustahil untuk dicapai.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah bersumpah tidak mengizinkan pembentukan negara Palestina.
“Washington telah menawarkan membayar pasukan penjaga perdamaian yang tidak mencakup tentara AS dan dapat dipimpin warga Palestina,” ungkap empat sumber resmi, termasuk dua sumber dari Pentagon, mengatakan kepada Politico.
Baca juga: Warga Israel Pelihara Sapi Merah, Ingin Bangun Kuil Yahudi di Masjid Al-Aqsa
Negara-negara Arab menginginkan komitmen yang jelas terhadap negara Palestina sebagai bagian dari resolusi tersebut, menurut outlet tersebut.
Sumber itu menambahkan Israel “enggan untuk melakukan pembicaraan ini” sampai mereka mengalahkan Hamas, tujuan yang menurut para pengamat mungkin mustahil untuk dicapai.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah bersumpah tidak mengizinkan pembentukan negara Palestina.
Lihat Juga :