Mengapa Drone Jadi Senjata Pamungkas untuk Bertahan dalam Perang dengan Rusia?

Selasa, 19 Maret 2024 - 17:17 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy sebagai bagian dari reformasi militernya memerintahkan pada bulan Februari pembentukan cabang terpisah dari angkatan bersenjata Ukraina yang dikhususkan untuk drone. Sukharevskyi ditugaskan untuk mengembangkan sistem tak berawak dan penggunaannya oleh tentara.

Analis militer mengatakan drone berpotensi memberi Ukraina keunggulan teknologi dibandingkan Moskow, mengingat kekurangan peluru artileri dan senjata tradisional lainnya. Namun industri drone Rusia juga berkembang pesat.

Ketika drone menjadi lebih kecil, lebih mematikan dan dapat melakukan perjalanan lebih jauh, Ukraina telah menggunakan sejumlah drone untuk menyerang kilang minyak di Rusia dalam beberapa bulan terakhir, sehingga mengurangi sekitar 7% kapasitas pengilangannya pada kuartal pertama.

Serangan drone udara dan laut Ukraina terhadap Armada Laut Hitam Rusia di Krimea, yang beberapa di antaranya berhasil, juga telah mendorong kementerian pertahanan Rusia pada akhir pekan lalu untuk berjanji melindungi armada tersebut dari serangan di masa depan.

Invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina dimulai lebih dari dua tahun lalu dan sejak itu telah menewaskan ribuan orang di kedua belah pihak dan membuat jutaan warga Ukraina mengungsi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!