PBB Tolak Perpanjang Embargo Senjata Iran, Rusia: Kami Punya Rencana Sendiri
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 08:04 WIB
"Pengalaman positif yang diperoleh sebelumnya melalui upaya intensif harus dipertahankan saat membangun arsitektur keamanan yang inklusif di Teluk Persia," ujarnya.
Ia juga mengusulkan pertemuan virtual para pihak penandatangan kesepakatan nuklir, termasuk AS, untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pada pertemuan video anggota Dewan Keamanan PBB pada akhir Juni, perwakilan AS, termasuk Pompeo, mendapati diri mereka terisolasi di antara negara lain, yang masing-masing menyuarakan dukungannya untuk kesepakatan nuklir Iran.
DK PBB memilih untuk menolak resolusi AS untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran tanpa batas waktu. Dari 15 negara DK PBB, 11 negara abstain, dengan dua suara mendukung dan dua suara tidak. AS membutuhkan sembilan suara untuk menang, tetapi Rusia dan China - dua negara yang memberikan suaramenolak - masing-masing memiliki hak veto dan akan mampu mengalahkan resolusi tersebut bahkan jika disahkan. Republik Dominika adalah satu-satunya negara yang memberikan suara mendukung AS.
Ia juga mengusulkan pertemuan virtual para pihak penandatangan kesepakatan nuklir, termasuk AS, untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pada pertemuan video anggota Dewan Keamanan PBB pada akhir Juni, perwakilan AS, termasuk Pompeo, mendapati diri mereka terisolasi di antara negara lain, yang masing-masing menyuarakan dukungannya untuk kesepakatan nuklir Iran.
DK PBB memilih untuk menolak resolusi AS untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran tanpa batas waktu. Dari 15 negara DK PBB, 11 negara abstain, dengan dua suara mendukung dan dua suara tidak. AS membutuhkan sembilan suara untuk menang, tetapi Rusia dan China - dua negara yang memberikan suaramenolak - masing-masing memiliki hak veto dan akan mampu mengalahkan resolusi tersebut bahkan jika disahkan. Republik Dominika adalah satu-satunya negara yang memberikan suara mendukung AS.
(ber)
Lihat Juga :