Wilayah Pecahan Georgia Justru Ingin Jadi Bagian dari Rusia, Mengapa?

Minggu, 17 Maret 2024 - 16:50 WIB
Pemimpin Ossetia Selatan yang didukung Rusia, Alan Gagloev, tahun lalu menyatakan harapan bahwa wilayah tersebut dapat secara resmi dimasukkan ke dalam Rusia.

Ossetia Selatan memisahkan diri dari pemerintahan Georgia dalam perang pada tahun 1991-92 yang menewaskan beberapa ribu orang, dan mempertahankan hubungan dekat dengan wilayah tetangga Rusia, Ossetia Utara.

Mayoritas penduduk Ossetia Selatan secara etnis berbeda dari orang Georgia, dan berbicara dalam bahasa mereka sendiri, yang berkaitan dengan bahasa Farsi.

Hampir seluruh penduduk telah menerima paspor Rusia. Mereka menggunakan rubel Rusia sebagai mata uang dan perekonomian bergantung pada Rusia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!