Ingin Wujudkan Ramadan yang Damai, Hamas Tawarkan Gencatan Senjata Baru
Sabtu, 16 Maret 2024 - 15:41 WIB
Perang tersebut dipicu oleh serangan pimpinan Hamas di kota-kota Israel selatan pada 7 Oktober yang menewaskan 1.200 orang dan 253 orang disandera, menurut penghitungan Israel.
Sejak itu, serangan udara, laut dan darat Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 31.000 orang dan melukai lebih dari 71.500 orang, menurut otoritas kesehatan Gaza.
Konflik telah menyebar ke wilayah lain di Timur Tengah yang sudah bergejolak. Hizbullah Lebanon yang didukung Iran sering terlibat baku tembak dengan Israel di sepanjang perbatasan.
Kelompok bersenjata pro-Iran di Irak telah menyerang pasukan AS di negara tersebut dan kelompok Houthi di Yaman yang bersekutu dengan Iran telah menyerang kapal-kapal di dalam dan sekitar Laut Merah untuk menunjukkan solidaritas mereka terhadap warga Palestina dalam perang Gaza.
Pada Kamis malam, Hamas mengatakan pihaknya menyampaikan kepada para mediator sebuah visi komprehensif tentang gencatan senjata yang didasarkan pada penghentian apa yang mereka sebut sebagai agresi Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, memberikan pertolongan dan bantuan, kembalinya warga Gaza yang terlantar ke rumah mereka dan penarikan pasukan Israel.
Dengan perang yang kini memasuki bulan keenam, PBB telah memperingatkan bahwa setidaknya 576.000 orang di Gaza berada di ambang kelaparan dan krisis global.
Kepastian semakin meningkat terhadap Israel untuk memberikan lebih banyak akses terhadap bantuan.
Sejak itu, serangan udara, laut dan darat Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 31.000 orang dan melukai lebih dari 71.500 orang, menurut otoritas kesehatan Gaza.
Konflik telah menyebar ke wilayah lain di Timur Tengah yang sudah bergejolak. Hizbullah Lebanon yang didukung Iran sering terlibat baku tembak dengan Israel di sepanjang perbatasan.
Kelompok bersenjata pro-Iran di Irak telah menyerang pasukan AS di negara tersebut dan kelompok Houthi di Yaman yang bersekutu dengan Iran telah menyerang kapal-kapal di dalam dan sekitar Laut Merah untuk menunjukkan solidaritas mereka terhadap warga Palestina dalam perang Gaza.
Pada Kamis malam, Hamas mengatakan pihaknya menyampaikan kepada para mediator sebuah visi komprehensif tentang gencatan senjata yang didasarkan pada penghentian apa yang mereka sebut sebagai agresi Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, memberikan pertolongan dan bantuan, kembalinya warga Gaza yang terlantar ke rumah mereka dan penarikan pasukan Israel.
Dengan perang yang kini memasuki bulan keenam, PBB telah memperingatkan bahwa setidaknya 576.000 orang di Gaza berada di ambang kelaparan dan krisis global.
Kepastian semakin meningkat terhadap Israel untuk memberikan lebih banyak akses terhadap bantuan.
(ahm)
Lihat Juga :