Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa yang Tampaknya Diulangi Perserikatan Bangsa-Bangsa

Jum'at, 15 Maret 2024 - 15:03 WIB
Sebagian besar keputusan PBB tak memiliki kekuatan mengikat yang dapat dipaksakan jika ada anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang menolak.

Amerika Serikat (AS) selama ini menjadi pelindung Israel dari setiap resolusi di Dewan Keamanan PBB.

3. Ketidaktegasan



PBB sering kali tidak memberlakukan sanksi yang memadai terhadap negara-negara yang terlibat dalam genosida.

Ketidakberdayaan ini mengurangi efektivitasnya dalam mencegah konflik dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

4. Kebijakan Pro-Negara Besar



PBB juga terpengaruh oleh kebijakan negara-negara besar. Hal ini dapat memengaruhi keputusan dan tindakan organisasi, mirip dengan LBB.

Hak veto yang dimiliki AS di Dewan Keamanan PBB menjadi penghambat utama semua resolusi untuk mendorong gencatan senjata di Gaza. AS selalu menggunakan hak vetonya untuk menggagalkan semua resolusi terkait Israel.

5. Pergeseran Fokus



LBB awalnya didirikan untuk mengatasi masalah perdamaian, tetapi seiring waktu, fokusnya beralih. PBB juga menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara berbagai isu global.

Semoga PBB dapat belajar dari pengalaman gagal LBB dan mengambil langkah-langkah yang lebih efektif dalam menghadapi genosida dan tantangan lainnya.

Baca juga: Houthi Diklaim Miliki Rudal Hipersonik yang Jadi Kejutan untuk AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!