Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa yang Tampaknya Diulangi Perserikatan Bangsa-Bangsa

Jum'at, 15 Maret 2024 - 15:03 WIB

5. Pergeseran Fokus



LBB awalnya didirikan untuk mengatasi masalah perdamaian, tetapi seiring waktu, fokusnya beralih ke masalah politik.

Meskipun LBB mengalami kegagalan, pengalamannya memberikan pelajaran berharga bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang kemudian menggantikannya.

PBB, yang didirikan setelah Perang Dunia II, berupaya memperbaiki beberapa kelemahan LBB. Namun tampaknya PBB memiliki kegagalan yang sama dengan LBB, terutama dalam menghentikan genosida oleh Israel di Jalur Gaza.

PBB Gagal Atasi Genosida oleh Israel di Jalur Gaza



Sayangnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga menghadapi tantangan serupa dalam mengatasi genosida di Jalur Gaza.

Berikut adalah beberapa persamaan antara PBB dan LBB yang jelas membuat PBB gagal hentikan genosida terhadap warga Palestina:

1. Ketidakberdayaan Militer



Seperti LBB, PBB juga tidak memiliki angkatan bersenjata sendiri. Kekuatan militer berasal dari negara-negara anggota. Namun, ketidakberdayaan ini dapat menghambat tindakan tegas dalam menghadapi genosida.

PBB hanya memiliki pasukan penjaga perdamaian yang mandatnya harus disetujui anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memiliki hak veto.

Pasukan penjaga perdamaian PBB tidak dapat langsung masuk wilayah konflik jika tak disetujui seluruh anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

2. Ketidakberdayaan Hukum



Meskipun PBB memiliki peraturan hukum internasional, implementasinya tergantung pada kerjasama negara-negara anggota. Seperti LBB, PBB juga menghadapi kesulitan menegakkan keputusan-keputusannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!