Kiprah Hizbullah di Parlemen Lebanon, dari Lahir Hingga Kini

Jum'at, 01 Maret 2024 - 15:15 WIB
Anggota Hizbullah memegang bendera saat rapat umum memperingati Hari Martir Hizbullah tahunan di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, 11 November 2022. Foto/REUTERS/Aziz Taher
BEIRUT - Hizbullah yang berarti “Partai Allah” adalah kelompok politik dan bersenjata Syiah yang didukung Iran. Hizbullah dibentuk pada 1982 untuk melawan pendudukan Israel di Lebanon selatan.

Kelompok ini didirikan setelah Perang Lebanon tahun 1982 oleh ulama Lebanon yang belajar di seminari Syiah Hawza Najaf di Najaf. Partai ini mengadopsi model yang ditetapkan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khomeini setelah Revolusi Iran pada tahun 1979, dan para pendiri partai tersebut mengadopsi nama "Hizbullah" yang dipilih Khomeini.



Sejak itu, hubungan erat terjalin antara Iran dan Hizbullah. Organisasi ini dibentuk dengan dukungan 1.500 instruktur Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan mengumpulkan berbagai kelompok Syiah Lebanon menjadi satu organisasi terpadu untuk melawan pendudukan Israel di Lebanon Selatan.

Kehadiran di Parlemen



Hizbullah memegang 14 dari 128 kursi di Parlemen Lebanon dan merupakan anggota Blok Perlawanan dan Pembangunan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!