Israel Larang Masuk Pelapor Khusus PBB untuk Palestina Sejak 2008

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:01 WIB
“Korban 7/10 dibunuh bukan karena Yudaisme yang mereka anut, tapi karena penindasan Israel,” tulis Albanese dalam menanggapi postingan Le Monde yang melaporkan Presiden Prancis Emmanuel Macron menghormati warga Israel yang terbunuh pada 7 Oktober.

“’Pembantaian anti-Semit terbesar di abad kita’? Tidak, Tuan Emmanuel Macron. Korban 7/10 dibunuh bukan karena Yudaisme yang mereka anut, namun karena penindasan Israel. Prancis dan komunitas internasional tidak melakukan apa pun untuk mencegahnya. Hormat saya kepada para korban,” ujar Albanese, dilansir Anadolu.

Menanggapi keputusan Israel, Albanese mengatakan, “Penolakan terhadap saya untuk masuk oleh Israel bukanlah berita baru: Israel telah menolak masuknya SEMUA Pelapor Khusus/oPt sejak tahun 2008! Hal ini tidak boleh menjadi gangguan terhadap kekejaman Israel di Gaza, yang mencapai level baru horor dengan pemboman terhadap orang-orang di ‘daerah aman’ di #Rafah.”

Baca juga: Drone Pembunuh Buatan India akan Dipakai Israel di Gaza

Larangan Israel terhadap Albanese mengikuti keputusan sebelumnya pada Desember 2023 yang mencabut visa tinggal Koordinator Kemanusiaan PBB Lynn Hastings.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!