Netanyahu: Tidak Menginvasi Rafah Berarti Israel Kalah Perang

Senin, 12 Februari 2024 - 07:44 WIB
Sementara itu, stasiun televisi Al-Aqsa yang berafiliasi dengan Hamas mengutip seorang pejabat Hamas yang mengatakan bahwa setiap serangan di kota Rafah menyebabkan gagalnya perundingan pertukaran tahanan.

Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat dilaporkan melakukan upaya untuk mencapai perjanjian pertukaran tawanan yang baru, namun terdapat perbedaan mengenai syarat-syarat perjanjian tersebut--terutama terkait dengan syarat Hamas untuk mengakhiri perang secara permanen.

Israel ingin membebaskan tahanannya dan melanjutkan perang genosida di Jalur Gaza. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 28.176 warga Palestina telah terbunuh, dan 67.784 terluka dalam genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza mulai 7 Oktober 2023.

Selain itu, setidaknya 8.000 orang masih belum ditemukan, diperkirakan tewas di bawah reruntuhan rumah mereka di seluruh Jalur Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!