Siapa Bert Janssen? Pasien Transplantasi Jantung yang Bertahan Hidup Paling Lama di Dunia
Kamis, 08 Februari 2024 - 19:19 WIB
Ahli jantungnya di negara asalnya mempunyai hubungan dengan Rumah Sakit Harefield dan pelopor transplantasi Prof Sir Magdi Yacoub, yang melakukan operasi pada 6 Juni 1984.
Prosedur tersebut belum dilakukan di Belanda pada saat itu. Janssen, yang berusia 18 tahun ketika menjalani operasi, mengatakan: "Semuanya berjalan sangat cepat. Hanya seminggu setelah tiba di Harefield, dua jantung tersedia dari seorang mayor kecelakaan mobil di London.
"Saya pernah bertanding dengan salah satu dari mereka dan jantungnya telah ditransplantasikan," katanya kepada BBC.
Janssen mengatakan setelah operasi, dia dapat dengan cepat “kembali ke kualitas hidup yang baik”.
Baca Juga: Membanggakan, Anak-anak Indonesia Berhasil Catat Rekor Dunia lewat Sempoa
Ayah dua anak yang sudah menikah, yang merupakan seorang pilot pesawat layang, mengatakan rasanya seperti sebuah "kehormatan" untuk mencapai tonggak sejarah yang memecahkan rekor.
"Saya tidak pernah membayangkan bisa sampai sejauh ini," katanya.
Prosedur tersebut belum dilakukan di Belanda pada saat itu. Janssen, yang berusia 18 tahun ketika menjalani operasi, mengatakan: "Semuanya berjalan sangat cepat. Hanya seminggu setelah tiba di Harefield, dua jantung tersedia dari seorang mayor kecelakaan mobil di London.
"Saya pernah bertanding dengan salah satu dari mereka dan jantungnya telah ditransplantasikan," katanya kepada BBC.
Janssen mengatakan setelah operasi, dia dapat dengan cepat “kembali ke kualitas hidup yang baik”.
Baca Juga: Membanggakan, Anak-anak Indonesia Berhasil Catat Rekor Dunia lewat Sempoa
Ayah dua anak yang sudah menikah, yang merupakan seorang pilot pesawat layang, mengatakan rasanya seperti sebuah "kehormatan" untuk mencapai tonggak sejarah yang memecahkan rekor.
"Saya tidak pernah membayangkan bisa sampai sejauh ini," katanya.
Lihat Juga :