Sekutu Putin: Rusia Bisa Menghancurkan AS dalam Satu Jam!
Selasa, 06 Februari 2024 - 08:18 WIB
Tidak jelas kapan video itu ditayangkan. Kementerian Luar Negeri Rusia belum berkomentar atas pernyataan sekutu Putin tersebut.
Televisi pemerintah Rusia sering menyiarkan konten yang menghasut dan berulang kali menyinggung konfrontasi nuklir dengan AS.
Hubungan antara Washington dan Moskow tegang selama hampir dua tahun perang Ukraina, dan hanya ada sedikit prospek untuk mengakhiri konflik atau pemulihan hubungan.
AS dan negara-negara lain yang memasok senjata ke Ukraina merasa khawatir dengan kemungkinan meningkatnya perang di Eropa Timur, dan seringnya reaksi marah dari Moskow atas janji bantuan militer baru untuk Kyiv.
Pada musim gugur 2022, tak lama setelah Rusia mencaplok wilayah Donetsk, Kherson, Luhansk, dan Zaporizhzhia di Ukraina selatan dan timur, Kremlin mengatakan wilayah tersebut berada di bawah persenjataan nuklir Moskow. Keempat wilayah tersebut merupakan tempat terjadinya sebagian besar bentrokan garis depan.
Pada tahun 2019—menjelang pecahnya perang besar-besaran—televisi pemerintah Rusia menyiarkan daftar fasilitas militer AS yang menurut mereka akan menjadi sasaran serangan nuklir oleh Moskow.
Televisi pemerintah Rusia sering menyiarkan konten yang menghasut dan berulang kali menyinggung konfrontasi nuklir dengan AS.
Hubungan antara Washington dan Moskow tegang selama hampir dua tahun perang Ukraina, dan hanya ada sedikit prospek untuk mengakhiri konflik atau pemulihan hubungan.
AS dan negara-negara lain yang memasok senjata ke Ukraina merasa khawatir dengan kemungkinan meningkatnya perang di Eropa Timur, dan seringnya reaksi marah dari Moskow atas janji bantuan militer baru untuk Kyiv.
Pada musim gugur 2022, tak lama setelah Rusia mencaplok wilayah Donetsk, Kherson, Luhansk, dan Zaporizhzhia di Ukraina selatan dan timur, Kremlin mengatakan wilayah tersebut berada di bawah persenjataan nuklir Moskow. Keempat wilayah tersebut merupakan tempat terjadinya sebagian besar bentrokan garis depan.
Pada tahun 2019—menjelang pecahnya perang besar-besaran—televisi pemerintah Rusia menyiarkan daftar fasilitas militer AS yang menurut mereka akan menjadi sasaran serangan nuklir oleh Moskow.
Lihat Juga :