7 Fakta Rodrigo Duterte, Mantan Presiden Filipina yang Perangi Narkoba

Sabtu, 03 Februari 2024 - 14:56 WIB
Sedangkan ibunya adalah seorang aktivis komunitas yang memiliki peran penting dalam Revolusi People Power yang menggulingkan diktator Ferdinand Marcos Sr, ayah dari Presiden Marcos Jr. Revolusi tersebut telah memulihkan pemerintahan demokratis di Filipina.



2. Bergelar Sarjana Ilmu Politik dan Hukum



Duterte diketahui telah memperoleh gelar ilmu politik pada 1968 dari Lyceum Universitas Filipina di Manila dan gelar sarjana hukum pada 1972 dari San Beda College.

Karier politiknya dimulai dari Kota Davao, di mana dia diangkat sebagai wakil wali kota pada tahun 1986.

3. Pernah Menjabat Wali Kota Selama 22 Tahun



Duterte terpilih sebagai wali kota Davao pada tahun 1988. Setelah itu, dia kembali terpilih untuk jabatan yang sama selama dua dekade berikutnya.

Karena batasan masa jabatan, dia dilarang mencalonkan diri kembali pada tahun 1998, namun dia berhasil mencalonkan diri mewakili Davao di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Filipina.

4. Terkenal sebagai Wali Kota yang Memerangi Kejahatan



Menurut BBC, Duterte membangun reputasinya dalam memerangi beberapa masalah terbesar Filipina, seperti kejahatan, militansi, dan korupsi selama dirinya menjabat sebagai wali kota Davao selama 22 tahun.

Human Rights Watch menggambarkannya sebagai wali kota pasukan kematian, karena telah ada lebih dari 1.000 orang terbunuh tanpa proses hukum di kota yang dipimpinnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!