Rusia dan China Bersatu Hadapi Senjata Biologis AS

Jum'at, 02 Februari 2024 - 18:45 WIB
Rusia, China, dan 14 negara lainnya mengeluarkan pernyataan bersama pada Desember yang menyerukan penguatan kebijakan PBB terhadap senjata biologis dan kimia.

“Yakin bahwa penggunaan tersebut akan menjijikkan bagi hati nurani umat manusia, kami bertekad mengutuk penggunaan bahan kimia beracun, agen biologis atau racun sebagai senjata oleh siapa pun, di mana pun dan kapan pun, dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab atas penggunaan tersebut,” tegas pernyataan itu.

Baca juga: Israel Terima Kesepakatan Gencatan Senjata, Hamas Beri Sinyal Positif

Moskow dan Beijing telah berulang kali mendesak AS dan sekutunya untuk lebih transparan mengenai aktivitas biologis militer mereka.

Pembicaraan hari Rabu antara kedua pemerintah memberikan “perhatian khusus” pada aktivitas senjata biologis Pentagon, menurut Kementerian Luar Negeri Rusia.

Kedutaan Besar Rusia di Washington tahun lalu menuduh AS melakukan “pelanggaran berat” terhadap BTWC, termasuk penelitian senjata biologis ilegal di laboratorium yang tersebar di seluruh dunia. Washington bermaksud menggunakan agen biologis berbahaya dan epidemi buatan untuk memajukan kepentingannya, klaim Kedubes Rusia tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!